Sang Waktu

Diam-diam kurapikan waktu
Yang berserakan di ujung hari
Malam telah tiba
Dan jam di ruang tengah menunjukkan pukul 12.01
"kau butuh kopi untuk mengusir sepi" kata sang waktu
"Aku tak butuh apapun selain hati" jawabku dan memalingkan wajah yang letih

Di beranda rumah
Aku membaca koran tua
Yang hurufnya sudah rontok
Hampir saja hurufnya berhamburan di lantai yang isinya belum juga bisa kugapai
Tepat pukul 02.00 dini hari
Aku lelah.
"Ketulah!" kata waktu sembari tertawa
"Ah cerewet kau tahu apa" menyanggah.
Lalu sang waktu pergi dengan angkuh
Dan berkata "aku yang lebih tahu"

09 Oktober 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saat Senja

Puncak Sang Dewa