Kau Yang Menunggu Hujan

Hujan berkelebat jatuh
Beribu,
Berbuih,
Sedang engkau termangu sendiri di siang hari
Dengan hujan yang tak henti menari
Yang setia kau tunggu sekuat diri
"Lebih indah menyaksikan hujan jatuh"
Katamu,
Meski ia senantiasa buatmu jemu
Dan ada sedikit haru dari mata itu
Mata yang rela merindu.
Lalu engkau luruskan tanya dengan seru
Agar mereka berhenti bertanya perihal menunggu.

19 Desember 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saat Senja

Puncak Sang Dewa

Sang Waktu