Ranu Kumbolo I

Pagi memancar cerah pada hamparan sabanah
Corak jingga membentang seluas mata memandang
Lirih bisikan itu terus memangggilku pulang
Tapi tak ingin henti ku bertualang
tetap kuingin hilang
Hilang dalam dekapan dingin,
kembali di tuntun arah mata angin
Kurengkuh jiwa dalam setiap langkah
Agar tak sesat di makan lengah
Aku hanya mencari arti
Dalam tubuh yang tak henti pergi
Bersama doa yang setia mengiringi

Getir mimpi membalut diri dalam lamunan
Membelokkan haluan
Mengalamatkan jalan menuju puan.
Jejak demi jejak
Kutinggalkan di setapak
Ku harus beranjak.
Ingin ku dekap dalam haru
Membawa pulang rindu
Agar dirimu tak hilang dalam semu.

13 November 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saat Senja

Puncak Sang Dewa

Sang Waktu